Posted on Desember 22, 2009 by kenajoe
ASSALAMUALAIKUM
MOHON MAAF PARA PEMBACA DAN PENGGEMAR, BLOG INI DALAM WAKTU SEBULAN KEDEPAN AKAN DI HAPUS. NAMUN ANDA TETAP BISA MENGIKUTI UPDATE ARTIKEL TERBARU KE BLOG YANG BARU:Ihsan Go To Allah klik disini
TERIMAKASIH ATAS PERHATIAN DAN PENGERTIANNYA</strongA
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »
Posted on Agustus 12, 2009 by kenajoe
Posted on Agustus 12, 2009 by kenajoe

1. Ketika Imam Syafi’i mengritik pemikiran gurunya yang sangat dicintainya, apakah ia teriak-teriak di masjid? Bicara kesana kemari nggak karuan? Atawa cuman “nasehatin” langsung ke gurunya??? Tidak!!! Setelah wafat sang Imam besar ini menulis sebuah judul buku yang berbunyi ‘Ibthilol Istihsan” (membatalkan/kritikan tehadap Istihsan. Istihsan adalah produk pemikiran Imam Malik dalam Ushul Fikih). Yah kritikan dalam sebuah buku (Muwatha Imam Malik) dengan buku kritikan lagi dalam bentuk buku pula (Dalam Al-Umm, karya monumental Imam Syafi’i). Keduanya akhirnya diterima umat Islam berabad-abad sesudahnya sebagai dua karya gemilang. Selamatlah hati, lenyaplah suuz zhan dan berbuah maha karya, magnum opus sang dua maestro ahli fikih. Inilah segelintir kisah akhlak Islami, akhlak Al-Qur’an. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Islam di Negeri Orang, catatan Kang Ackmanz | Ditandai: catatan Kang Ackmanz, Renungan | 2 Komentar »
Posted on Agustus 5, 2009 by kenajoe
Posted on Agustus 5, 2009 by kenajoe
Ikhlash adalah sesuatu yang begitu mudah diucapkan akan tetapi betapa sulitnya direalisasikan. Sampai-sampai sebagian ulama salaf menyatakan: “Sesungguhnya barangsiapa yang mempersaksikan bahwasanya dirinya telah ikhlash maka sungguh dia butuh untuk ikhlash lagi”, sebagaimana diucapkan oleh As-Susiy.

Hal ini dikarenakan apabila seseorang merasa telah ikhlash dalam ucapan dan perbuatannya berarti dia telah berbuat ‘ujub (kagum dan bangga dengan amalnya) yang akan menghapuskan amalannya tersebut. Sedangkan orang yang ikhlash adalah orang yang amalnya bersih dari seluruh hal yang akan menghapuskannya seperti riya`, sum’ah, ’ujub dan yang lainnya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Cinta ibadah | Ditandai: Cinta ibadah | Leave a Comment »
Posted on Juli 31, 2009 by kenajoe
Posted on Juli 31, 2009 by kenajoe
Oleh: Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly
Sesungguhnya solusi atau penyembuhan terhadap penyakit ini bahkan untuk membentengi diri darinya adalah nasehat Islam yang lurus yang tiada melakukan dengan baik akan nasehat itu kecuali ulama Salaf Ar-Rabbani yang mana mereka telah menyampaikan nasehat dan bimbingannya kepada manusia dan memperingatkan serta menunjuki mereka kepada jalannya para nabi dan rasul yang mulia, yang Allah telah utus mereka sebagai penyeru dan pengajar kebaikan bagi manusia.
Jalan itu adalah wahyu ilahi yang dengannya tersucikan hati dari penyakit-penyakitnya dan tenangnlah jiwa dari kebingungannya dan kegoncangan, kecuali orang yang memang dikusai oleh nafsu angkara murka dan telah ditetapkan di dalam Lauhul Mahfudz sebagai orang yang sesat.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Renungan | Ditandai: Renungan | Leave a Comment »
Posted on Juli 26, 2009 by kenajoe
Posted on Juli 26, 2009 by kenajoe
1. Harus Ikhlas
Ikhlash yaitu:
Hanya untuk Allah Swt semata ketika melakukan ibadah atau ketaatan lainnya.

Gampangnya ikhlas itu begini seperti halnya ketika seseorang itu kencing misalnya, ia tidak lagi memikirkan bahkan tidak memperdulikan kemana air kencingnya itu mengalir.
Artinya semua ketaatan yang ia persembahkan kepada Allah Swt, ia tidak pernah menyebutnya di depan orang lain, bahkan ia menyembunyikannya. Atau ia sama sekali tidak pernah mengisyaratkan di hadapan orang lain bahwa ia telah, sedang atau akan melakukan suatu ketaatan.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Remaja, catatan Kang Ackmanz | Ditandai: catatan Kang Ackmanz | Leave a Comment »
Posted on Juli 17, 2009 by kenajoe
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengutuk pelaku peledakan di Hotel Ritz Carlton dan J.W. Marriot di Jakarta, Jumat pagi.
“Saya mengutuk sekeras – kerasnya perbuatan dari oknum tidak bertangggung jawab yang sengaja memperkeruh suasana keamanan,” katanya kepada ANTARA di Jakarta,
Jumat.
Amidhan tidak bisa membayangkan ledakan yang ternyata mengorbankan warga asing itu terjadi menjelang atau puncak pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres).
“Saya imbau kepolisian mengusut tuntas insiden yang belum diketahui melibatkan oknum teroris lama atau baru, khan `aktornya` belum ditangkap,” ujarnya.
Amidhan juga menyesalkan sasaran ledakan ke Hotel J.W. Marriot dan Ritz Carlton yang merupakan tempa menginap warga asing, terutama dari Amerika Serikat( AS). (ant)
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Leave a Comment »